Tahun 2030 Hutan Sumatra Punah

Sumber: http://www.theglobejournal.com/Lingkungan/tahun-2030-hutan-sumatra-punah/index.php

Banda Aceh – Penelitian Bank Dunia memprediksikan hutan di Sumatra bila tidak dikelola dengan baik dan berkesinambungan tahun 2030 akan punah dan rusak total. Kepunahan ini dipastikan akan sangat berdampak pada perubahan iklim di dunia yang sedang terjadi.

Ini disampaikan oleh Ketua Strengthening Integrity and Accountability Program II (SIAP II), Hanif dalam sambutannya pada acara Training Jurnalis Investigasi Senin (19/11) di Hermes Palace Hotel.

Tentunya tidak ada satu orang pun yang berkeinginan itu terjadi.  Apa lagi ditingkat internasional saat ini sangat konsen menyelamatkan hutan agar tidak terus terjadi perubahan iklim. Maka diperlukan upaya pencegahan secepat mungkin. Ini agar efek buruk tersebut tidak terjadi di masa yang akan datang dan segera bisa dicegah.

Selebihnya, kata Hanif, perubahan iklim juga menjadi persoalan utama yang disorot oleh dunia. Negara-negara yang memiliki hutan yang luas menjadi perhatian khusus agar mengelola hutan dan melakukan redesain kembali hutan. Diantaranya Aceh yang masih memiliki hutan yang lebat dan menjadi paru-paru dunia harus segera diselamatkan.

Ditambah lagi menurut data yang dikeluarkan oleh Transparansi Internasional Indonesia (TII). Model korupsi di Indonesia tingkat ke-4 itu berada pada sektor kehutanan. Ini  tentunya akan sangat mengkhawatirkan bila tidak segera diatasi.

Oleh sebab itu, agar ini tidak terus terjadi yang berakibat fatal terhadap perubahan iklim di dunia. Jalan keluarnya perlu ada penekanan dari publik agar kebijakan kehutanan bisa segera diantisipasi oleh Pemerintah.

Menurut Hanif, penting adanya keterlibatan penuh dari media untuk terus memberitakan sebagai upaya penekanan dari publik. Hal ini telah terbukti sebagaimana yang pernah terjadi kriminalisasi terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.

Berkat penekanan dari publik, kata Hanif, sehingga Pemerintah segera mengambil langkah untuk mengatasi hal tersebut.

Beranjak dari situlah, ungkap Hanif kembali, membuat sebuah Training Jurnalis Investigasi khusus kehutanan. Harapannya ancaman punahnya hutan di tahun 2030 bisa teratasi mulai sekarang. Baik dari pemberitaan sebagai bentuk kontrol sosial, maupun akan keluar kebijakan yang melindungi hutan.

Advertisements



    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: