Dirjen SDA Kementeriaan PU Tinjau Waduk Jatiluhur

Sumber: http://www.poskotanews.com/2012/09/03/dirjen-sda-kementeriaan-pu-tinjau-waduk-jatiluhur/

PURWAKARTA (Pos Kota) – Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU menyiapkan rencana rekayasa hujan buatan bilamana kemarau ini terus berkepanjangan melewati akhir tahun 2012.

“Bila diperlukan, kita akan siapkan hujan buatan pada Oktober-Nopember mendatang. Tapi bila melihat saat ini volume air di Waduk Jatiluhur ini 1,3 milyar kubik dengan level elevasi 95,61 mdpl, ini dapat mencukupi hingga Desember mendatang,”ungkap Moch Hasan, Direktur Jenderal SDA Kementeriaan PU saat meninjau Waduk Jatiluhur di Kab Purwakarta, Jawa Barat.

Disebutkan, dua faktor pemicu terjadinya fluktuatif iklim yakni perubahan iklim dan kerusakan lingkungan di Daerah Aliran Sungai (DAS).Karakteristik cuaca akibat perubahan iklim saat ini sulit ditebak seperti debit air sungai sungai di Aceh turun 40 persen bersamaan itu terjadi banjir di Padang. Hal sama terjadi kekeringan 50 ribu hektar tanaman padi di Jawa Barat, tetapi di Jateng dan Jatim kekeringan tak separah di Jawa Barat. Cadangan air di Timur dan Tengah Pulau Jawa masih cukup bagus.

Selain itu, lanjut dia, kerusakan lingkungan di Daerah Aliran Sungai seperti DAS Citarum juga memicu cadangan air mengecil.Kondisi ini menyulitkan saat musim kemarau. “Untuk normalisasi DAS Citarum ini, KSDA akan bekerjasama dengan Perhutani untuk bersama sama melakukan reboisasi disepanjang DAS Citarum,”tukasnya.

Upaya lain mengatasi kemarau, sambung Moch Hasan, pemerintah tahun ini akan membangun 9 waduk tersebar disejumlah provinsi di Indonesia salah satunya di Jawa Barat yakni Waduk Jatigede. Ditahun berikutnya pemerintah merencanakan membangun 14 waduk tambahan tersebar pula di Indonesia.


Selain mengoptimalkan tempat penampungan air seperti Situ dan embung. Tahun 2013 KSDA akan melakukan revitalisasi 40 situ tersebar disepanjang Pantura Jawa dan embung embung. “Kantong kantong air itu kini tingkat sedimentasinya parah dan harus segera dilakukan pengangkatan. Sedimentasi ini terjadi akibat erosi karena hutan gundul,”tandasnya.

Upaya lain pengendalian cek dam dihulu Gunung Wayang supaya erosi gunung tidak masuk ke Waduk yang berada dibawahnya yakni Saguling-Cirata-Jatiluhur. ” Sangat terasa dampak gundulnya hutan. Debit air yang masuk dimusim kemarau semakin timpang. Untuk itu kita akan melakukan pengendalian cek dam dihulu Citarum,” ungkapnya.

(dadan/sir)

Advertisements



    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: