Perubahan iklim tingkatkan cuaca ekstrim

Sumber: http://www.radioaustralia.net.au/indonesian/2012-07-11/perubahan-iklim-tingkatkan-cuaca-ekstrim/977770

Peristiwa kekeringan, banjir, dan gelombang panas yang meningkat pada tahun lalu, juga peningkatan efek rumah kaca, telah meningkatkan perubahan cuaca esktrim secara global. Demikian diungkapkan para ilmuwan.

Dry times ahead?... a farmer on his drought-stricken land in Parkes, NSW.

Apakah dunia akan mengalami kekeringan lebih panjang? (Credit: Getty Images)

Sejumlah ilmuwan memberikan peringatan akan adanya perubahan cuaca global secara ekstrim, seperti kekeringan, banjir, dan gelombang panas.

Hal ini diungkapkan dalam laporan iklim tahunan, “State of The Climate”.

Penulisan laporan ini melibatkan sekitar 480 ilmuwan dari 48 negara.

Dalam laporan ini dijelaskan bagaimana perubahan cuaca dapat menyebabkan kekeringan di Amerika Serikat dan benua Afrika, serta cuaca dingin yang ekstrim yang juga bersamaan dengan gelombang panas di Inggris.

Laporan ini menyebutkan, tahun 2011 lalu adalah termasuk salah satu dari 15 tahun yang paling panas sejak tahun 1800-an.

Sejumlah ilmuwan juga mengatakan Australia mengalami musim hujan terbasah selama dua tahun.

Laporan iklim tahunan ini diterbitkan oleh buletin American Meteorological Society.

“Tahun 2011 adalah tonggak dimana terjadinya perubahan iklim dan cuaca secara ekstrim. La Nina memainkan peranan penting, tetapi tidak semuanya karena La Nina,” kata Tom Karl, Direktur Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) dari Pusat Iklim Nasional di Amerika Serikat.

Gas efek rumah kaca akibat polusi yang dilakukan manusia seperti pembuangan gas dan batu bara mencapai tingkat tertinggi. Dilaporkan emisi karbondioksida melebihi 390 parts per juta, atau naik hingga 2.10 parts per juta dibandingkan tahun 2010.

La Nina memang memberikan efek dingin, terutama membawa arus dingin di perairan Laut Pasifik timur, tetapi tahun 2011 juga termasuk tahun dimana rekor suhu air laut memanas. Hingga kini, sudah sebanyak 12 tahun, ketika air suhu laut meningkat.

Saat ini, masih juga sulit untuk menghubungkan satu peristiwa dengan perubahan iklim yang disebabkan manusia, cara berpikir ilmuwan kini sudah berubah dan sekarang sudah dapat diterima secara luas bahwa cuaca atau peristiwa iklim adalah sama-sama penyebabnya. Demikian ditulis dalam laporan tersebut.

Kuncinya adalah menganalisa sejauh mana kemungkinan perubahan cuaca dalam meningkatkan perubahan cuaca, seperti halnya seorang atlet yang menyentukkian zat streoid dan bisa lakukan performa 20 persen lebih baik.

Ilmuwan dapat mempertimbangkan bahwa “steroid” memanng bisa meningkatkan performa, tetapi harus berhati-hari dalam memperhitungkan kemampuan atlet itu sendiri secara alami.

Advertisements



    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: