Pembangunan Usung Konsep Ekonomi Biru

Sumber: http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=306208

JAKARTA (Suara Karya): Perencanaan pembangunan laut dan pesisir di Indonesia ke depan akan mengadopsi (berbasis) ekonomi biru (blue economy). Prinsip-prinsip yang terkandung di dalamnya akan menjadi kunci dalam perencanaan pembangunan nasional secara umum.

Konsep ekonomi biru, menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo, sejalan dengan ekonomi hijau (green economy) yang selama ini sudah diterapkan dalam perencanaan pembangunanan di Indonesia. Keduanya bahkan saling melengkapi, karena ekonomi biru merupakan bagian integral dari ekonomi hijau.

Pernyataan Sharif C Sutardjo ini menegaskan arahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam satu sesi pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rio+20, akhir pekan lalu, di Rio de Jainero, Brasil.

Menurut Sharif, prinsip-prinsip yang terkandung di dalam ekonomi biru dapat memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi demi mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Untuk itu, ke depan, KKP akan menyusun program kerja agar ekonomi biru dapat diimplementasikan secara praktis, khususnya dalam pengelolaan laut dan wilayah pesisir.

Ini juga merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Indonesia dalam upaya menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan (sustainable growth). Artinya, dapat diwujudkan keseimbangan antara kegiatan ekonomi dan bisnis yang didukung lingkungan. Apalagi Indonesia yang merupakan negara kepulauan terbesar di dunia diharapkan dapat memberikan kontribusi pengalaman dalam pembangunan berkelanjutan.

Para kepala negara dan pejabat pemerintahan yang hadir pada Rio+20 menyatakan komitmennya untuk menitikberatkan pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berwawasan lingkungan. Selama ini Indonesia baru memberikan perhatian melalui kebijakan di darat untuk pembangunan maupun solusi mengatasi perubahan iklim.

Dalam hal ini, Indonesia belum sepenuhnya menggali potensi laut dan pesisir dalam mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Tentunya dengan mengusung nilai keadilan serta mengatasi dampak perubahan iklim.

Padahal hasil studi menunjukkan bahwa lautan dan wilayah pesisir dapat memberikan kontribusi terhadap mitigasi pemanasan global. Lautan menyerap lebih dari 80 persen dari panas berlebih. Jika didukung dengan teknologi yang tepat, maka dapat menjadi sumber energi alternatif.

“Indonesia harus menerapkan konsep ekonomi biru. Sebab, sebagian besar luas negara ini terdiri dari laut dan dengan kekayaan yang menakjubkan. Jika sumber daya alam mampu dikelola dengan prinsip ekonomi biru, maka ekonomi Indonesia menjadi makin kuat. Untuk itu, pemerintah bertekad secepatnya mengadopsi konsep ekonomi biru mengingat juga keberhasilan implementasi konsep ekonomi hijau.

Potensi ekonomi di laut dan wilayah pesisir Indonesia diperkirakan mencapai 1,2 triliun dolar AS per tahun atau setara dengan 10 kali lipat anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2012. Ekonomi biru dapat dilihat sebagai tindakan yang bertumpu pada pengembangan ekonomi kerakyatan secara komprehensif guna mencapai pembangunan nasional secara menyeluruh. (Bayu)

Advertisements



    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: