Masyarakat Adat Terbukti Ikut Menjaga Kelestarian Alam

Sumber: http://www.tribunnews.com/2012/06/25/masyarakat-adat-terbukti-ikut-menjaga-kelestarian-alam

Masyarakat Adat Terbukti Ikut Menjaga Kelestarian Alam

Para penari putri membawakan tarian Dayak pada acara Kirab Budaya Masyarakat Adat pada pembukaan Kongres Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) di Tobelo Halmahera Utara, 19 April 2012.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono banyak mengungkap keberhasilan Indonesia pada Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Pembangunan Berkelanjutan atau RIO+20 Summit, Rio de Janeiro, Brasil, pekan lalu. Presiden melihat keberhasilan dan tantangan dari upaya-upaya pembangunan.

Demikian dikemukakan Sekretaris Jendral Pengurus Besar Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Abdon Nababan melalui pernyataan tertulis yang diterima Tribunnews.com, Senin (25/6/2012).

Keberhasilan-keberhasilan tersebut di antaranya adalah menurunnya tingkat kemiskinan, meningkatnya kesempatan kerja, dan berkembangnya agenda-agenda lingkungan yang dapat dilihat dari isu-isu keanekaragaman hayati, perubahan iklim dan kehutanan.

Perkembangan yang juga dapat dilihat melalui meningkatnya upaya-upaya kalangan bisnis untuk mulai memperhatikan green business strategy dan lebih giat melaksanakan CSR.

Namun bila melihat situasi sesungguhnya, kata Abdon Nababan, yang terjadi di Indonesia, kemiskinan, kelaparan, gizi buruk, pendidikan yang minim, perampasan tanah, penghancuran hutan, pelanggaran hak asasi manusia dan kekerasan yang berkaitan dengan konflik atas tanah dan wilayah, masih mewarnai keseharian masyarakat adat adat di Indonesia.

Sementara, upaya-upaya pencapaian target Green Economy global masih bertumpu pada pengerukan sumber daya alam besar-besaran. Ini merupakan ancaman nyata bagi pencapaian sustainability dan equity sehingga memerlukan penanganan yang serius oleh para pemimpin dunia.

Diperlukan sebuah perubahan paradigma secara mendasar untuk memastikan terwujudnya mimpi sustainable growth with equity. Sekarang adalah saat yang paling tepat untuk memastikan budaya, tradisi, berbagai pengetahuan tradisional dan inovasi-inovasi masyarakat adat – yang selama ini sudah terbukti menjaga bumi selama berabad-abad – menjadi strategi terdepan dari pencapaian sustainability di Indonesia.

Dengan modal tersebut, Indonesia seharusnya dapat memberikan contoh yang belum pernah ada, bukan menjadi pengikut dari strategi yang ditawarkan pasar global.

Sangat disayangkan Indonesia sebagai salah satu negara yang paling kaya akan keragaman budaya dan sumber-sumber pengetahuan tradisional, justru masih memilih pendekatan ekonomi pasar dan teknologi modern, hal yang sebenarnya sudah dipraktekkan dengan hasil yang sudah kita rasakan dan saksikan bersama. (*)

Advertisements



    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: