Pakar: Lima Persen Pulau di Kepri Hilang 2022

Sumber: http://www.metrotvnews.com/metromain/news/2012/06/09/94157/Pakar-Lima-Persen-Pulau-di-Kepri-Hilang-2022

Metrotvnews.com, Batam: Lima persen dari 2.408 pulau di Provinsi Kepulauan Riau akan hilang pada 2022 sebagai dampak perubahan iklim. “Estimasi para ahli, dalam 10 tahun ke depan lima persen dari 2.408 pulau di Kepri akan hilang,” kata pakar ilmu kelautan Eddywan di Batam, Kepri, Sabtu (9/6).

Ia mengatakan perubahan iklim yang dipicu pemanasan global menyebabkan es di kutub mencair, sehingga volume air laut bertambah dan menenggelamkan sebagian pulau di Kepri. Untuk mencegah hilangnya pulau, menurutnya, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk meredam arus laut.

Satu di antaranya adalah melakukan penghijauan di pantai. Pohon dapat menahan gelombang air laut dan mencegah abrasi yang menyebabkan pulau terkikis dan lama-lama hilang. Pohon juga dapat mengurangi pergerakan angin agar tidak berhembus terlalu kencang ke daratan. “Harus ada pengelolaan pulau yang bagus,” kata dia.

Masyarakat juga harus menjaga sumber daya dan tidak mengeksploitasinya terlalu drastis yang dapat mengakibatkan rusaknya ekosistem. Pemerintah dan masyarakat harus bersama-sama menjaga budaya berbasis konservasi yang tidak merusak lingkungan. Selain itu, reklamasi yang dilakukan tanpa mempertimbangan aspek lingkungan juga akan memicu abrasi.

Ia mengatakan pulau-pulau di Kepri terdiri dari batu karang. Batu karang, bisa berdiri kokoh bila didukung hewan-hewan karang. Sedangkan reklamasi pantai bisa menghilangkan ekosistem dari hewan karang, karena pantai ditimbun bahan berat lain.

Jika hewan karang mati, karang yang membentuk pulau bisa rusak dan rapuh. “Bagaikan keong, kalau sudah tidak ada hewannya lagi, menjadi rapuh,” kata dia.

Tanpa hewan karang seperti ikan dan keriting, daerah menjadi tandus dan daya dukung lemah. Kondisi karang yang lemah, kata dia, menyimpan potensi amblas. Dan bila angin laut kencang dan gelombang pasang kuat, pulau akan hancur. Abrasi akan terjadi besar-besaran.(Ant/BEY)

Advertisements



    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: