REDD+ Perlu Dukungan Seluruh Pemangku Kepentingan

Sumber: http://www.mediaindonesia.com/read/2012/06/04/323981/290/101/REDD-Perlu-Dukungan-Seluruh-Pemangku-Kepentingan

PALU–MICOM: Provinsi Sulawesi Tengah ditetapkan sebagai salah satu pilot untuk uji coba tahap kesiapan skema REDD. Ini didasari oleh sumber daya hutan di wilayah ini.

“Hutan di Sulteng cukup luas dan terbesar di wilayah Sulawesi, mencapai 4,39 juta hektare atau 64,6% dari luas Sulteng,” kata Asisten Ekonomi dan Pembangunan Elim Somba, mengutip sambutan Gubernur Sulteng H Longki Djanggola, saat membuka Lokakarya Nasional Pemantauan Independen Reducing Emissions From Deforestation and Forest Degradation (REDD+) di Palu, Senin (4/6).

Lanjut Elim, tutupan hutan di daerah ini masih cukup baik serta dukungan dari pemerintah maupun pemangku kepentingan lainnya di bidang manajemen kehutanan masih berjalan dengan baik.

Meski demikian, tambah Elim, harus tetap memperhatikan kondisi hutan yang bisa saja mengalami penurunan penutupan lahan akibat deforestation dan degradasi hutan. Oleh karena itu, upaya untuk menekan lajudeforestation dan degradasi hutan hutan telah menjadi prioritas untuk ditangani, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Hal ini sebagai wujud komitmen pemerintah Indonesia atas pelaksanaan REDD, pada tahun 2020 telah ditargetkan untuk menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 26% dengan upaya sendiri (unilateral) dan sampai dengan 41% dengan dukungan dari luar negeri (multilateral) dari tingkat emisi saat ini.

“Sudah sewajarnya kita mendukung sepenuhnya program UN-REDD ini, dengan menjalin kerjasama yang erat antara pemerintah, lembaga donor dan mitra pembangunan, lembaga swadaya, pihak swasta serta masyarakat, termasuk kelompok kerja pemantauan REDD bersama Yayasan Merah Putih Sulawesi Tengah,” ujar Elim.

Lokakarya ini diikuti 35 orang peserta dari Provinsi Jambi, Kalimantan Tengah, Papua, DKI Jakarta, serta perwakilan dari beberapa kabupaten di Sulteng.

Program REDD merupakan program kerja sama antara Kementerian Kehutanan RI dan tiga badan dunia PBB (FAO, UNDP dan UNEP) yang bertujuan menurunkan emisi karbon sebagai dampak dari deforestation dan degradasi hutan. (HF/OL-10)

Advertisements



    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: