Para Ilmuwan Temukan Jawaban Teka-teki Kenaikan Level Laut

Sumber: http://www.analisadaily.com/news/read/2012/05/22/51911/para_ilmuwan_temukan_jawaban_tekateki_kenaikan_level_laut/#.T7tfltwth_4

PENGAMBILAN air tanah secara besar-besaran dapat memecahkan sebuah teka-teki menyangkut kenaikan level laut dalam beberapa dekade terakhir.

Level laut global naik rata-rata 1,8 milimeter per tahun dari 1961 hingga 2003 lalu, ungkap para ilmuwan Jepang, Minggu.

Namun tanda tanya besarnya adalah seberapa besar dari kenaikan itu dapat disalahkan pada pemanasan global.

Dalam laporan besarnya pada 2007, organisasi PBB pemenang Nobel Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menganggap 1,1 mm per tahun berasal dari ekspansi pemanasan samudera-samudera — air memuai bila dipanaskan — dan disebabkan air yang meleleh dari gletser-gletser, lapisan es dan lapisan es Greenland dan Antartika.

Itu berarti 0,7 mm per tahun belum diketahui dari mana, sehingga jadi misteri yang membuat banyak ilmuwan tertanya-tanya apakah data tersebut benar atau ada beberapa sumber yang luput dari mereka.

Dalam sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Nature Geoscience, sebuah tim di bawah pimpinan Yadu Pokhrel dari University of Tokyo mengatakan jawabannya terletak pada air yang diambil dari lapisan bawah tanah, sungai, danau untuk pembangunan manusia namun tidak pernah terisi lagi.

Air itu akhirnya mengalir ke samudera melalui sungai-sungai dan penguapan di tanah, ungkap para pakar tadi.

Pengambilan air tanah merupakan komponen utama tambahan yang meliputi gap misteri itu, papar para ahli dalam laporan mereka, yang didasarkan pada modeling komputer.

Kontribusi

“Secara bersama, penggunaan air tanah yang tak berkesinambungan, pengurungan air di waduk buatan, perubahan penyimpanan air terestrial dan hilangnya air dari lembah-lembah tertutup berkontribusi pada kenaikan level laut sebesar 0,77 mm per tahun antara 1961 dan 2003, sekira 42 persen dari kenaikan level laut yang diamati,” ungkap laporan tadi.

Penelitian ilmiah tersebut berusaha mengisi salah satu gap pengetahuan dalam sains kompeks tentang perubahan iklim.

Para periset mengakui banyak hal tak diketahui tentang bagaimana samudera-samudera merespon pemanasan, dan salah satunya adalah kenaikan level laut, yakni sebuah tanda tanya penting bagi ratusan juta penghuni daerah pesisir.

Walau cuma kenaikan kecil saja, jika terulang setiap tahunnya, pada akhirnya memiliki dampak dramatis terhadap berbagai daerah yang rentan terhadap badai yang makin sering terjadi atau memicu serbuan air asin ke area akuifer dan kawasan pesisir pantai.

Dalam laporan Fourth Assessment Report pada 2007, IPCC mengungkapkan samudera-samudera akan naik antara 18 hingga 59 sentimeter pada akhir abad ini.

Namun estimasi ini tidak memperhitungkan air lelehan dari lapisan es sangat luas di Greenland dan Antartika.

Sebuah studi yang disiarkan tahun lalu oleh Arctic Monitoring and Assessment Project (AMAP) menyebut level laut akan naik, pada tren pelelehan saat ini sebesar 90 sentimeter hingga 1,6 meter pada tahun 2100 mendatang. (afp/bh)

Advertisements



    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: