Polisi Hutan Tangkap Empat Perambah Hutan Langkat

http://www.mediaindonesia.com/read/2012/01/19/292561/126/101/Polisi-Hutan-Tangkap-Empat-Perambah-Hutan-Langkat

 

Kamis, 19 Januari 2012 11:43 WIB

 

LANGKAT–MICOM: Empat orang pelaku perambahan hutan mangrove di Desa Kuala Serapuh, Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, ditangkap Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat (SPORC) Macan Tutul Dinas Kehutanan di daerah itu.

“Empat tersangka itu diamankan dari Lokasi Paluh Serawak,” kata Kepala Seksi Perlindungan Hutan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Langkat Azrinal Lubis, di Stabat, Kamis (19/1).

Dikatakannya, penangkapan tersebut terjadi, Rabu (18/1) sekitar pukul 17.00 WIB, saat SPORC sedang melaksanakan pemantauan di lokasi hutan mangrove di Desa Kuala Serapuh.

“Tim SPORC Macan Tutul itu melihat empat orang yang sedang melakukan aktivitas di lahan mangrove,” kata Lubis.

Kemudian, tim tersebut langsung menahan orang pelaku, yang terdiri atas Sunarto, Iyan, penduduk Simpang Ladan Hinai, serta Rustam dan Ansari, penduduk Jalan Jurung Tanjungpura.

Sunarto dan Iyan dipergoki petugas sedang melakukan penanaman semangka di lahan hutan mangrove yang sudah diubah fungsinya dijadikan perkebunan sawit, kata Lubis. Sedangkan, tambah Lubis, Rustam dan Ansari dipergoki petugas sedang merambah hutan nipah yang ada di lokasi tersebut.

Lubis juga menjelaskan sebelumnya ada pengaduan dari masyarakat Kuala Serapuh bahwa seluas 560 hektare dari hutan mangrove yang ada di kawasan itu telah dirusak dan diubah fungsinya menjadi lahan perkebunan kelapa sawit.

Berdasarkan laporan tersebut, aparat gabungan Pemkab Langkat turun ke lokasi, dan menemukan Pulau Serawak, Pulau Cincang, dan Pulau China, sudah diubah peruntukkannya.

Malah pengusaha yang diduga telah mengubah peruntukkan hutan mangrove tersebut berinitial DA juga sudah beberapa kali diperingatkan untuk segera meninggalkan lokasi. Namun, kenyataannya oknum DA tidak mengindahkan hingga tim SPORC Macan Tutul turun ke lokasi dan menemukan kerusakan hutan, katanya.

“Saat tim gabungan sendiri turun ke lokasi juga ditemukan pembentengan kawasan tersebut mencapai delapan kilometer agar air tidak masuk ke lokasi yang diubah oknum DA,” katanya. (Ant/OL-10)

Advertisements



    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: