12 Perusahaan Masuk Daftar Hitam Perusak Hutan Riau

Penulis : Rudi Kurniawansyah
Jumat, 13 Januari 2012 17:02 WIB
Ilustrasi–ANTARA/Iggoy el Fitra/rj

PEKANBARU–MICOM: Sebanyak 12 perusahaan perkebunan masuk dalam daftar hitam di Kementrian Kehutanan (Kemenhut) sebagai pelaku perusakan hutan di Riau.

Kemenhut berjanji akan menindak tegas 12 perusahaan yang diduga asal Negeri Jiran, Malaysia, itu karena terindikasi menghancurkan hutan alam di Riau. “Kami menginventarisir ada sebanyak 12 perusahaan yang masuk dalam daftar hitam. Perusahaan itu akan kami tindak tegas,” kata Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) Kemenhut Darori kepada mediaindonesia.com, Jumat (13/1).

Ia menjelaskan, ke-12 perusahaan hitam itu adalah perusahaan perkebunan kelapa sawit. Perusahaan-perusahaan itu terbukti merusak kawasan konservasi dan hutan alam yang dilindungi oleh Undang-Undang (UU) Kehutanan No.41/1999.

Saat ditanya apakah ke-12 perusahaan itu merupakan perusahaan perkebunan dari Malaysia, Darori mengatakan dari identifikasi Kemenhut, perusahaan-perusahaan hitam itu diduga dari Malaysia. Menurutnya, perusahaan tersebut terancam sanksi pidana selama delapan tahun penjara.

Apabila terbukti melakukan kejahatan hutan lainnya seperti pembunuhan satwa langka harimau sumatra atau orang utan, sanksi yang dikenai dapat lebih berat lagi. “Dalam waktu dekat kami akan tindak 12 perusahaan hitam di Riau itu,” tegasnya.(RK/OL-01)

Advertisements



    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: