Ekspedisi Bukit Barisan Telusuri Gunung Sinabung

Wednesday, 02 March 2011

Image

Pesawat Hercules yang mengangkut Tim Ekspedisi Bukit Barisan 2011 tiba di Lanud Polonia, Medan, Sumatera Utara, kemarin.

MEDAN – Panglima Daerah Militer I Bukit Barisan Mayjen TNI Leo Siegers melepas Tim Ekspedisi Bukit Barisan 2011 menuju Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara (Sumut), dari Pangkalan Udara Polonia, Medan, Sumut,kemarin. Tim Ekspedisi Bukit Barisan akan mengawali perjalanan panjang menyusuri pegunungan Sumatera yang membentang dari Nanggroe Aceh Darussalam hingga Lampung.

Tim yang dipimpin Asisten Logistik Kopassus TNI AD Kolonel Infanteri Teguh Arif ini berjumlah 59 orang, terdiri atas 34 anggota Kopassus,14 anggota Kostrad,1 anggota dari divisi topografi TNI AD,4 anggota Wanadri,dan 6 mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia. Leo Siegers menjelaskan, ekspedisi yang dijadwalkan selama enam bulan ini untuk menggali potensi kekayaan alam dan meneliti kerawanan bencana di wilayah pegunungan Bukit Barisan serta meningkatkan kemampuan dan kepekaan prajurit dalam hal kepedulian lingkungan.

“Rangkaian pegunungan Bukit Barisan merupakan salah satu gugusan pegunungan besar di Indonesia. Selain kaya potensi alam juga rawan gempa bumi karena berada di lingkar gunung berapi (ring of fire),”paparnya. Dia juga meminta tim ekspedisi mendata potensi kejahatan seperti penggundulan hutan dan penebangan liar. “Pendataan ini untuk menyelamatkan flora dan fauna sekaligus mengetahui kehidupan sosial budaya masyarakat di sana,” tuturnya. Pangdam menambahkan, ekspedisi ini bertujuan mencegah atau mendeteksi adanya latihan-latihan teroris di pegunungan.

“Kalau terbukti ada yang melakukan latihan-latihan teroris, kita tangkap di tempat, ”janjinya. Sebelum itu Komandan Jenderal Kopassus Mayjen TNI Lodewijk Freidrick menjelaskan, ekspedisi ini berupa penjelajahan dan penelitian di sejumlah gunung,antara lain Gunung Leuser di Aceh, Gunung Sinabung di Sumatera Utara, Gunung Singgalang di Sumatera Barat,Gunung Kerinci di Jambi, Gunung Seublat di Bengkulu, Gunung Dempo di Sumatera Selatan, dan Gunung Tanggamus di Lampung.

“Menurut rencana,ekspedisi akan terbagi dalam beberapa tim, dengan sasaran gunung masing-masing.Tim-tim itu secara serentak akan memulai penjelajahan dan penelitian pada pekan terakhir Februari sampai dengan Agustus 2011,” katanya. Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Utara Syahrul Isman Sagala menyambut positif Ekspedisi Bukit Barisan.Apalagi tim ekspedisi akan melihat langsung fakta kawasan hutan Bukit Barisan.“ Ini langkah positif.

Selama ini mereka hanya mendapat informasi dari media.Nantinya mereka akan dapat kondisi riil di lapangan,”sebutnya. Walhi menilai kawasan hutan di Bukit Barisan termasuk dalam ekologi kategori genting. Banyak aktivitas di kawasan itu yang saat ini berdampak rusaknya hutan seperti illegal logging dan pembukaan perkebunan kelapa sawit. “Kehadiran tim ekspedisi ini membuka mata publik betapa pentingnya menyelamatkan hutan Bukit Barisan,”katanya. haris dasril

Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/384869/34/

Advertisements



    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: